Minggu, 25 September 2011

Ekspektasi terhadap Humanistis Studies dan Tanggapan Pribadi Terhadap "Yang Lain"


Humanistic studies? Itu adalah mata kuliah saya di Semester 3. Saat saya mengetahui ada mata kuliah Humanistic Studies, yang saya pikirkan saat itu adalah mata kuliah tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Bagaimana bersosialisasi antar manusia, ini sangat penting buat diri saya. Terkadang saya sulit untuk menempatkan posisi saya saat berada di suatu perkumpulan yang baru saya ikuti.

Saat memasuki kelas pertama Humanistic Studies, saya dan teman-teman di tanyakan oleh dosen “siapa yang berasal dari Jawa, Sumatera, dan Kota lainnya?”. Di situ dengan yakin kami menjawab “saya orang Jawa, Padang, dan yang lain”. Tapi ada salah satu teman kami yang menjawab bahwa dia bingung dia itu asli dari mana, karena memiliki asal orang tua yang berbeda, serta tempat tinggal yang berbeda. Lalu saya berpikir bahwa ternyata saya sama dengan dia. Sehingga pada mata kuliah Humanistic studies, kami dapat mengetahui apa identitas kami yang sebenarnya.

Dalam Humanistic Studies juga akan disinggung mengenai persoalan agama secara umum. Saat menyinggung kata agama, saya merasa ragu bahwa ini akan dibahas dalam mata kuliah ini. Sejak saya sekolah sampai Sekolah Menengah Atas, saya selalu belajar agama dengan yang seagamanya saja. Sedangkan di kelas Humanistic Studies, ada beragam macam agama yang berbeda, apa nantinya tidak akan menimbulkan kontroversi antar agama? Itulah pertanyaan yang timbul dalam hati saya saat itu, bahkan sampai sekarang. Sehingga membuat saya penasaran untuk pertemuan berikutnya pada mata kuliah Humanistic Studies.

Akhir-akhir ini semakin banyak kericuhan antar kampung, antar suku, bahkan antar agama. Pernah di dekat daerah rumah saya, ada yang membakar semua toko yang dimiliki oleh orang Madura, itu disebabkan oleh kesalahpahaman antara orang Madura dengan orang Jawa. Sangat disayangkan kalau ada permasalahan seperti itu. Dengan humanistic studies, saya dapat mengetahui bagaimana bersosialisasi dengan yang berbeda suku dan agama dengan saya. Sehingga permasalahan yang terjadi diatas tidak terjadi kembali.

Template by:

Free Blog Templates